Capello: Eriksen Tidak Punya Kecepatan, Lebih Cocok Sebagai Pengatur Serangan

Paolo Di Canio dan Fabio Capello mengkritik penampilan gelandang baru Inter Milan, Christian Eriksen yang dinilai terlalu santai saat melawan Juventus dini hari tadi.

Inter Milan mengalami kekalahan 2-0 dari sang rival berat, Juventus dalam bentrokan antar pemuncak Serie A yang dimainkan secara tertutup di tengah kekhawatiran bahaya virus corona.

Eriksen dimainkan dalam formasi 3-5-2 Conte menggantikan Nicolo Barella pada menit ke 59, namun kehadirannya tidak membuat dampak apapun bagi Nerazzurri yang sedang tertinggal 1-0 dari Juventus, bahkan tim Maurizio Sarri dengan nyaman memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di menit ke 67.

Di Canio mengatakan bahwa Eriksen akan menjadi masalah bagi Conte dalam jangka panjang.

“Eriksen akan menjadi masalah bagi Conte,” katanya kepada Sky Sports Italia.

“Dia tidak bisa melakukan konfrontasi langsung. Eriksen tidak bisa melewati lawan dalam duel satu lawan satu, dia tidak memiliki kecepatan.”

Mantan manajer Inggris, Capello juga menambahkan:

“Pertandingan di Italia berlangsung tidak terlalu cepat tetapi Eriksen tidak pernah tampil cepat selama karirnya.”

“Saya pikir Eriksen bisa tampil dengan baik sebagai pengatur serangan tim, seperti Andrea Pirlo di Juventus. Dia tidak memiliki kecepatan untuk menjadi pemain box to box.”

“Saya pikir dia bisa menjadi pemain seperti Brozovic dan bukan pemain seperti Vidal. Dia bukan tipe pemain yang banyak melakukan dribbling.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*