Ferri: Sulit Mencari Pemain Seperti Lukaku, Saya Berharap Lautaro Bertahan

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun Radio Nerazzurra, bek legendaris Riccardo Ferri telah merefleksikan kinerja Inter Milan dalam kemenangan 2-0 kemarin atas Ludogorets di leg pertama babak 32 besar Liga Europa.

“Itu adalah pertandingan yang sulit, ada tujuh perubahan yang dibuat untuk memberi kesempatan pada para pemain yang jarang tampil. Pada babak kedua permainan tampak lebih menarik,” kata Ferri.

“Jelas bahwa Eriksen mengalami kesulitan di babak pertama tetapi di babak kedua ia menunjukkan kualitasnya. Di sepertiga akhir, dia bisa sangat menghancurkan. Duel ini akan membantunya untuk lebih memahami apa yang perlu dia lakukan.”

Ferri kemudian melanjutkan untuk membahas kiper Daniele Padelli, yang telah menggantikan posisi Samir Handanovic akhir-akhir ini.

“Menggantikan Handanovic akan sulit bagi kiper mana pun, bahkan Buffon sekalipun. Padelli hampir tidak pernah tampil sehingga Saya tidak bisa menyalahkannya, ia perlu lebih sering bermain untuk memahami hal-hal yang tidak ia dapatkan dalam pelatihan. Saya masih yakin padanya.”

Dia kemudian melanjutkan untuk membahas Romelu Lukaku.

“Saya belum pernah melihat pemain selengkap Lukaku. Saya pikir sulit menemukan pemain seperti Lukaku. Dia tak tergantikan.”

“Dia telah menunjukkan bahwa dia tidak mementingkan diri sendiri seperti ketika dia memberi kesempaan pada Esposito untuk mengeksekusi penalti dan dia juga telah menanamkan rasa memiliki yang semakin berkurang di tubuh Inter dalam beberapa tahun terakhir. Ketika Anda melihat seseorang seperti Lukaku yang telah memberikan jiwanya dengan menyelesaikan permainan saat dalam kondisi kelelahan akan sangat dihargai oleh para fans. ”

Dia kemudian berbagi pandangannya tentang kemungkinan penjualan Lautaro Martinez di bursa transfer musim panas mendatang.

“Musim ini Lautaro telah menunjukkan kepada kita hal-hal unik. Dia masih muda, dia masih bisa berkembang dan saya harap dia bisa tetap bersama Inter.”

Kesimpulannya Ferri berbicara tentang persaingan Inter dalam perebutan gelar Scudetto.

“Musim ini Inter memulai kampanye tanpa menargetkan Scudetto. Mereka membangun tim yang kompetitif untuk memahami di mana mereka perlu melakukan perbaikan. Pada titik musim ini, kami puas dan kami bisa berpikir positif tentang masa depan.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*