Inter Ditahan Imbang Napoli, Conte Tetap Puas

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte tetap merasa puas, meski pasukannya hanya bermain imbang melawan Napoli dini hari tadi (19/04/21).

Meski hanya memetik Satu poin di laga lanjutan Serie A pekan ke-31 tersebut, Nerazzurri tetap kukuh berada di puncak klasemen dengan mengemas 75 poin, unggul 9 poin atas AC Milan yang berada di peringkat kedua dengan 66 poin.

Pasukan Antonio Conte tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri sang kiper, Samir Handanovic pada menit ke-36. Namun, mereka berhasil menyamakan kedudukan berkat gol mengesankan dari Christian Eriksen pada menit ke-55.

Pasca laga, Conte tidak begitu kecewa dengan hasil yang diraih pasukannya, karena ia menyadari Napoli merupakan salah satu pesaing utama mereka.

Meski hasilnya berakhir imbang, Anda tampak puas pada akhirnya. Hal apa yang membuat Anda senang?

“Pada faktanya, kami selalu mengalami kesulitan dalam laga semacam ini di masa lalu, sebuah laga yang di mana kami harus tertinggal lebih dulu. Namun begitu, tim meresponsnya dengan baik. Mereka tahu sejauh mana kekuatan mereka dan tidak pernah patah arang. Napoli tampil dengan kekuatan penuh pada malam ini dan saya selalu mempertimbangkan mereka sebagai pesaing meraih Scudetto. Ada beberapa pihak yang mungkin mengira bahwa kami memiliki rasa lapar yang lebih sedikit daripada mereka pada malam ini dan bahwa ini merupakan sebuah laga bonus, namun mari akui bahwa latihan pneumatik saya begitu terdengar keras dan jelas yang sampai hingga benak para pemain. Para pemain memahami betapa pentingnya untuk tidak memberikan harapan kepada para pesaing yang tengah mengejar kami. Adalah benar bahwa AC Milan dan Atalanta telah memperolah dua poin yang seharusnya menjadi milik kami pada hari ini, namun kami telah menunjukkan soliditas kami pada sebuah tingkatan mental,” ujar Conte, seperti yang dilansir dari situs resmi Inter.

Bagaimana tim Inter ini bisa lebih berkembang lagi?

“Sekarang, kami perlu fokus ke masa kini dan tidak berbicara tentang bursa transfer. Saya sangat senang dan bangga dengan kelompok pemuda ini: kami telah membuat langkah maju besar dalam segala hal. Ini adalah pertandingan yang mungkin kami dikalahkan di masa lalu, meskipun tak demikian. Namun, hari ini, kami melihat tim yang tahu apa yang harus dilakukan dan tahu apa yang diinginkannya. Kami tidak pernah kehilangan arah, bahkan ketika sesuatu yang tidak menguntungkan telah terjadi, seperti gol kebobolan kami pada hari ini. Apa yang kami lakukan sekarang ini terlalu penting untuk memikirkan masa depan. Kami harus tetap fokus pada saat ini. Kemudian, saat musim berakhir, kita akan memiliki waktu untuk merenungkannya,”

Eriksen telah menjadi salah satu nama pertama di daftar tim. Apa penyebabnya?

“Nyatanya, saya memiliki lebih banyak waktu untuk bekerja dengannya, juga karena Christian sekarang memahami bahwa di liga yang sangat taktis seperti Serie A ada dua fase permainan dan keduanya penting. Sekarang, dia bermain dengan konsistensi dan saya yakin dia bisa bermain lebih baik lagi. Christian memiliki beberapa atribut yang hebat dan dia sedang meningkatkan level agresi dan intensitasnya. Ini sangat membantu kami.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*