Marotta: Kami Juara Dengan Menyisakan Empat Pertandingan

CEO Inter Milan, Goiseppe Beppe Marotta mengatakan bahwa Nerazzurri pantas memenangkan Scudetto karena pasukan Antonio Conte telah berkembang pesat musim ini.

Eks direktur Juventus itu juga melayangkan pujiannya kepada sang pelatih atas kontribusi hebatnya selama Dua musim menangani klub sehingga pada akhirnya sukses meraih gelar yang telah lama dinantikan sejak 2010 silam.

Kepastian Nerazzurri memenangkan Scudetto didapat setelah Atalanta hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Sassuolo pada pekan ke-34 Liga Italia 2020/2021.

Dengan hasil tersebut, maka Atalanta yang berada di urutan kedua tidak akan mampu mengejar Inter di posisi puncak. Atalanta tertinggal 13 poin dari Inter, sedangkan kompetisi musim ini hanya menyisakan Empat laga.

“Kami berhasil menutup jarak yang besar; ada tim yang memenangkan liga selama sembilan tahun berturut-turut. Tahun lalu, kami hanya kurang satu poin dari Juventus dan mencapai babak final Europa League. Namun, di tahun ini, kami berhasil dengan menyisakan empat pertandingan, semuanya berkat tim. Kami dapat mengakhiri musim dengan 94 poin, yang berarti bahwa tim ini telah berkembang pesat,” ujar Marotta kepada Sky Sport, seperti yang dilansir situs resmi klub.

“Conte layak menerima banyak pujian atas pencapaian ini. Dia adalah seorang pemenang semasa pemain, dan dia seorang pemenang sebagai pelatih. Dia telah menanamkan beberapa nilai yang luar biasa dalam diri para pemain, yang sebelumnya tidak memenangkan banyak hal – kecuali beberapa pemain. Conte adalah pemimpin sejati grup ini karena pengalaman, budaya kerja, dan nilai-nilai ini. Dia pelatih yang tepat, di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat. Dia berhasil menanamkan karakteristik-karakteristik tersebut yang saya tahu dimilikinya pada masa lalu saat bekerja dengannya,”

“Situasi dalam sepak bola saat ini adalah situasi yang rumit dari sudut pandang finansial. Ini sulit bagi semua orang. Ada sebuah impian untuk tahun mendatang; akan terasa luar biasa jika dapat memenangkannya kembali pada musim depan, karena itu akan menjadi Scudetto yang menghasilkan bintang kedua kami,”

Terakhir, melihat ke musim depan:

“Kami telah menutup jarak yang ada tetapi, mulai 1 Juli, kami berjuang kembali, melawan tim-tim yang sangat kuat, yang memiliki peluang bagus untuk melakukannya dengan baik, seperti contohnya Atalanta.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*