Meski Menderita Kerugian, Suning Tetap Lanjutkan Investasi Dan Pertumbuhan Di Inter

Kemarin, Jum’at (27/11) neraca keuangan Inter Milan untuk tahun finansial 2019/20, yang terdampak secara signifikan oleh pandemik COVID-19 secara resmi telah disetujui pada saat Rapat Umum Pemegang Saham F.C. Internazionale Milano S.p.A, yang dilaksanakan via konferensi video.

Inter mengalami kerugian sebesar 102,4 juta Euro, mencatatkan penurunan pendapatan sekitar €45 juta ke €372.4 juta, dan EBITDA €14.5 juta.

Kerugian yang diderita klub secara alami sangat terpengaruh oleh mewabahnya virus corona, dengan salah satu pendapatan terbesar mereka dari tiket penonton tidak bisa mereka dapatkan karena penutupan stadion.

Meski demikian, rencana pertumbuhan dan investasi Nerazzurri tetap bergerak maju.

Presiden Inter, Steven Zhang angkat bicara mengenai fakta tersebut dan menegaskan bahwa akan terus berkomitmen pada keberlanjutan jangka panjang klub.

“Dalam situasi di mana terjadi penurunan ekonomi secara signifikan, kami mampu mengonsolidasi rencana pertumbuhan Inter, yang ditunjang oleh penciptaan sebuah jenama global dan didasari oleh sebuah visi bisnis yang inovatif, di mana target utamanya adalah para generasi muda,” kata Presiden Steven Zhang. “Komitmen kami untuk masa depan adalah – seperti yang selalu kami miliki – untuk menjamin keberlanjutan Klub dan memastikan peningkatan hasil di atas lapangan.”

“Di tengah-tengah sebuah ketidakpastian yang ekstrem, Inter memulai sebuah perjalanan baru. Kami finis kedua di liga, hanya berselisih satu poin dengan posisi teratas, dan kami bermain di final sebuah kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun. Kami juga mendatangkan beberapa pemain muda bertalenta, yang merepresentasikan masa depan klub dari perspektif olahraga serta aset.” ujar CEO Sport Giuseppe Marotta. “Kami membangun fondasi kuat yang akan – dalam waktu yang tepat – membuat kami sukses kembali. Tujuan kami adalah untuk meningkatkan hasil secara konstan, musim demi musim.”

“Pendapatan kami untuk tahun finansial 2019/20 – nilai bersih dari penangguhan pendapatan musim ini – tetap stabil, menunjukkan bahwa kami terus melangkah ke arah yang tepat,” kata CEO Corporate Alessandro Antonello. “Musim lalu kami juga melihat peningkatan dalam nilai perusahaan, nilai jenama, performa digital, dan basis fans global.”

Klub terus berinvestasi ke dalam infrastruktur. Selama musim 2019/20, Club House terbaru di Suning Training Centre telah dirampungkan, sementara pekerjaan dimulai Suning Youth Centre, yang mana merupakan rumah bagi Inter College – sekolah untuk para pemain muda yang berbasis di sana – dan tempat tinggal. Proyek infrastruktur paling signifikan yang saat ini direncanakan adalah distrik San Siro yang baru, sebuah investasi sebesar €1.2 miliar untuk membangun stadion yang modern, inovatif, dan berkelanjutan serta merevitalisasi daerah sekitarnya untuk menciptakan pusat kota yang berkembang dan terbuka sepanjang tahun.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*