Mihajlovic: Kontra Inter? Taktik Parkir Bus Bukan Mental Kami

Pelatih Bologna, Sinisa Mihajlovic mengatakan bahwa mereka tidak akan menerapkan taktik parkir bus melawan Inter Milan di laga lanjutan Serie A pada Minggu (4/4) dini hari WIB di Stadio Renato Dall’Ara.

Bologna memiliki comeback yang luar biasa sebelum jeda internasional melawan tim juru kunci Crotone. Sempat tertinggal 2-0 di babak pertama, pasukan Sinisa Mihajlovic berhasil bangkit di babak kedua dengan tiga gol melalui Adama Soumaoro, Jerdy Schouten, dan Andreas Skov Olsen. Itu menjadi dua kemenangan beruntun mereka usai sebelumnya mengalahkan Sampdoria dengan skor 3-1 di kandang, yang membawa mereka merangkak naik ke urutan ke-11.

Sedangkan Inter Milan bertandang ke markas Bologna dengan membawa bekal positif setelah memenangkan 8 pertandingan terakhir mereka di liga. Pasukan Antonio Conte saat ini kokoh di puncak klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 65 poin dari 27 laga yang telah di jalaninya, dan memiliki Satu laga sisa.

“Kondisi pemain? Selain kiper Skorupski, tidak ada lagi pemain kami lainnya yang terinfeksi (covid) di tim nasional. Kemarin tim nasional melakukan pekerjaan yang berbeda, hari ini kami berlatih secara penuh,” ujar Mihajlovic dalam sesi konferensi pers pra laga.

“Tantangan serius dari sang pemuncak Serie A, Inter Milan? Taktik parkir bus bukan mentalitas kami. Kami memiliki identitas kami sendiri. Kami tidak akan mengubah apa pun, meskipun kami sadar akan berhadapan dengan tim yang akan membuat kami dalam masalah, tetapi kami juga bisa melakukan hal yang sama. Kami juga pernah mengalahkan mereka dalam beberapa tahun terakhir. Yang terpenting adalah memiliki sikap mental yang benar, kami tidak boleh lagi membuat kesalahan seperti saat melawan Crotone,”

“Kelemahan tim lawan? Tidak perlu seorang insinyur nuklir untuk mencari cara menghentikan Inter, pertama-tama kami akan mematikan Lukaku dan Lautaro. Selain itu, semua pemain tidak boleh membuat kesalahan. Kami mencoba memberikan yang terbaik. Saya penasaran melihat duel antara Soumaoro vs Lukaku. Soumaoro satu-satunya pemain yang secara fisik akan mampu menghentikan Lukaku.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*