Pertahanan Semakin Jago, Inter Menjadi Tim Yang Paling Sulit Dibobol

Inter Milan menjadi tim yang paling sulit untuk dilawan oleh tim mana pun berkat lini pertahanan mereka yang semakin Solid, menurut laporan dari Gazzetta dello Sport.

Pasukan Antonio Conte mencatatkan Empat kali clean sheet secara beruntun di Serie A sebelum kemenangan 3-1 atas Lazio. Gol dari Lazio sendiri sebenarnya berbau keberuntungan, karena tembakan dari Milinkovic-Savic sempat membentur Escalante sehingga mengubah arah bola dan mengecoh kiper Inter, Samir Handanovic.

Seperti yang disoroti oleh surat kabar yang berbasis di Milano itu bahwa performa pertahanan Inter semakin menguat, dari kebobolan 13 gol dalam 8 pertandingan di awal musim menjadi hanya 11 gol dalam 14 pertandingan terakhir.

Derby Milano minggu depan melawan tim yang diperkuat oleh sosok seperti Zlatan Ibrahimovic dan Rafael Leao akan menjadi pembuktian apakah Nerazzurri sekarang benar-benar memiliki pertahanan yang mampu membawa mereka memenangkan Scudetto musim ini.

Keputusan Conte untuk tidak lagi memainkan peran gelandang serang, dan kembali ke sistem formasi 3-5-2 ternyata menjadi kunci kesuksesan Inter musim lalu.

Inter sekarang menerapkan pertahanan secara kolektif. Saat melawan Lazio misalnya, di mana Lautaro Martinez fokus dalam menekan pertahanan lawan, sementara Romelu Lukaku selain menyerang juga berpartisipasi membantu pertahanan tim, mengingat fisik pemain Belgia ini sangat memungkinkannya untuk melakukan tugas ganda itu.

Nicolo Barella dan Marcelo Brozovic juga ikut memainkan peran penting di lini pertahanan, di mana mereka terus berlari dan selalu mampu menjangkau hingga semua sisi lapangan di setiap pertandingan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*