Sabatini: Pemerintah China Mengintervensi, Suning Tak Berdaya

Mantan Direktur teknik Inter Milan, Walter Sabatini telah mengungkapkan bahwa kesulitan yang dihadapi Suning dalam melakukan investasi penting di Inter terhambat oleh kebijakan dari pemerintah di Negara asalnya, China yang memberlakukan pembatasan Investasi di luar negeri. Suning tidak dapat berbuat apa-apa, apalagi disaat kondisi yang sulit akibat pandemi Covid-19.

Diberlakukannya pembatasan investasi ini dinilai sebagai pemicu utama rencana penjualan Nerazzurri, di mana banyak media yang menyatakan bahwa perusahan investasi asal Inggris, BC Partners sedang melakukan negosiasi dengan Suning terkait akuisisi saham mayoritas klub, dan mereka bahkan sudah memulai melakukan uji kelayakan terhadap keuangan Inter.

“Saya memiliki kesempatan untuk sering pergi ke China untuk bertemu dengan Suning,” kata Sabatini, yang saat ini menjabat direktur olahraga Bologna kepada Sky Sport Italia.

Sabatini pernah ditunjuk sebagai direktur teknis untuk kedua klub Suning, yakni Inter dan Jiangsu pada 2017 dan kemudian mengundurkan diri dari jabatannya tersebut pada 2018. Dia melanjutkan untuk menceritakan pengalamannya ketika mengetahui perihal kebijakan tersebut yang membatasi banyak aspek.

“Saya sendiri dapat memverifikasi bahwa ketika pemerintah China melakukan intervensi yang menentukan, maka tidak ada yang bisa dilakukan oleh perusahaan,”

“Saat itu mereka (pemerintah China) mengklasifikasikan sepakbola sebagai peluang investasi, terutama di luar negeri. Oleh karena itu, proyek untuk membangun jaringan klub internasional yang semula direncanakan tidak terlaksana.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*