Selama Karir Kepelatihan Conte, Duet Lukaku-Lautaro Jadi Yang Paling Tajam

Menurut laporan dari Corriere dello Sport, bahwa Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez menjadi duet paling produktif selama karir kepelatihan Antonio Conte.

Kemitraan Lu-La telah menorehkan 41 gol gabungan di semua kompetisi musim ini bersama Nerazzurri di bawah asuhan Antonio Conte (25 gol dicetak Lukaku dan 16 gol dicetak Lautaro).

Selama musim debut Conte di Inter Milan, Lukaku-Lautaro langsung menjadi duet paling mematikan ketika mereka mencetak 37 gol gabungan di Serie A musim lalu, dan sukses mengantarkan Inter finish di urutan kedua Serie A Italia.

Sedangkan musim pertama Conte di Juventus, Dua pencetak gol terbanyak mereka di liga kala itu hanya mampu mengoleksi 19 gol gabungan (Alessandro Matri mencetak 10 gol dan Claudio Marchisio menorehkan 9 gol).

Di musim berikutnya bersama Juve, Dua kemitraan yang dimiliki Conte, yakni Arturo Vidal dan Mirko Vucinic mencetak total 20 gol. Kemudian, Fernando Llorente dan Carlos Tevez mencetak total 35 gol di musim ketiga Conte menangani Bianconeri (masing-masing 19 dan 16 gol).

Kemudian ketika Conte melatih Chelsea, di mana Dua pasangan andalannya, Diego Costa dan Eden Hazard masing-masing mencatatkan 20 dan 16 gol (36 gol gabungan) untuk mengantarkan mereka memenangkan gelar Liga Premier pada tahun 2017. Angka itu masih belum mampu melampaui torehan gol dari duet Lukaku dan Lautaro musim lalu di ajang liga.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*