Serangan Inter Menjadi Sulit Dibaca Lawan Berkat Christian Eriksen

Christian Eriksen membuat gaya serangan Inter Milan menjadi lebih variatif dan sulit dibaca oleh tim lawan, menurut laporan dari Corriere dello Sport.

Nerazzurri biasanya mengalami kesulitan saat menghadapi tim yang menerapkan taktik parkir bus dan bermain dengan tempo lambat, tetapi kini pelatih Antonio Conte memiliki dua senjata baru untuk mengatasi situasi tersebut, di mana Eriksen adalah salah satunya.

Pemain internasional Denmark itu membuat gaya menyerang Nerazzurri menjadi sulit diprediksi, sehingga lawan menjadi kebingungan.

Selain Eriksen, Conte juga memiliki Ivan Perisic yang mulai tampil mengesankan di bek sayap kiri, sering menyebabkan masalah bagi tim lawan.

Eriksen dan Perisic benar-benar mampu membalikkan keadaan mereka di Inter dalam beberapa pekan terakhir, di mana ia akhirnya memahami dengan baik keinginan dari Conte.

Meski baru menyumbangkan satu gol musim ini dalam 20 penampilan, eks pemain Tottenham Hotspur itu sangat membantu Inter dalam fase yang menentukan dalam beberapa pekan terakhir.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*